Dosen FKM UNEJ Mendapat Best Oral Presentation di Konferensi Nasional PKRS IV

Berita Kompetisi

          Konas PKRS IV ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dimana salah satunya ialah dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) yang didelegasikan kepada Mury Ririanty, S.KM., M.Kes. dengan membawa paper penelitian yang berjudul “Model P-Process dalam Pembuatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit di RSUD dr. Abdoer Rahem Kabupaten Situbondo”. Terdapat 240 full paper yang terdaftar dalam kegiatan tersebut. Beberapa paper penelitian akan dipilih dan dipilah panitia untuk selanjutnya disajikan dalam bentuk poster (70 paper) atau dalam sesi oral presentation (48 paper). Alhamdulillah Mury mendapat kesempatan untuk menyajikan paper penelitiannya pada sesi oral presentation.

          Penelitian yang dilakukan oleh Mury berfokus kepada pengembangan SDM hingga media-media  promkes pada salah satu rumah sakit di Kabupaten Situbondo yaitu RSUD dr. Abdoer Rahem. Penelitian ini telah dimulai sejak awal tahun 2018. Selama penelitian, Mury juga melakukan pendampingan terkait dengan pengembangan media hingga training manajemen komunikasi efektif kepada seluruh pekerja mulai dari midle manager hingga security. Mury menemukan bahwa media-media promkes pada RSUD dr. Abdoer Rahem dibuat tidak melalui tahapan-tahapan P-Process terutama pada tahapan pengujian media pada khalayak sasaran, evaluasi dampak dan merencanakan kesinambungan. Sehingga pihak rumah sakit tidak pernah mengetahui seberapa efektif media yang telah dibuat.

          Setelah seluruh peserta oral presentation selesai menyampaikan paparannya selanjutnya panitia mengumumkan hasil penilaiannya. Dimulai dari terbaik ketiga yang diraih oleh RS Adam Malik Sumatera Utara dengan topik “efektivitas media promkes pada lift”. Selanjutnya terbaik kedua diraih oleh RS Cicendo dengan topik “komitmen manajemen terkait dengan promosi kesehatan” dan terbaik pertama diraih oleh Mury (RSUD dr. Abdoer Rahem).

          Konas PRKS 2018 yang diikuti dari unsur  Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit, Asosiasi Rumah Sakit, organisasi profesi, akademisi, praktisi, dan Dunia Usaha menyepakati bahwa akan menerapkan reorientasi pelayanan kesehatan sebagai bagian strategi promosi kesehatan untuk peningkatan layanan mutu dan keselamatan pasien rumah sakit. Adapun hasil Konas PKRS 2018 adalah memberikan rekomendasi-rekomendasi sebagai berikut:

  1. Meningkatkan komitmen pimpinan rumah sakit dalam menerapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2018 tentang Penyelenggaran Promosi Kesehatan Rumah Sakit
  2. Meningkatkan koordinasi internal rumah sakit, lintas program pusat dan daerah, serta menggalang kemitraan multi sektor
  3. Melaksanakan promosi kesehatan berbasis data(evidence base) dan didukung sumber daya yang kompeten serta dilakukan secara berkelanjutan
  4. Merespon isu yang sedang berkembang dengan memanfaatkan teknologi dan kearifan lokal
  5. Melakukan self asessment dan riset yang berkelanjutan guna peningkatan mutu promosi kesehatan rumah sakit berkerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, Indonesian Health Promoting Hospital Network, Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia, dan Perguruan Tinggi.