← Kembali ke berita

Membawa Inovasi Media K3 Indonesia ke Panggung Internasional, Mahasiswa FKM UNEJ Presentasikan Weather Forecast-Integrated PPE Calendar di OAIC 2026

Empat mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember membawa isu keselamatan kerja petani tembakau Indonesia ke forum internasional melalui The 5th OSH Avenue International Conference (OAIC) 2026, yang berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 di Grand Hall, True Digital Park, Bangkok, Thailand. Mengusung tema “Establishing a Sustainable Safety Culture: ESG for Sustainable Safety”, konferensi ini menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan, mempresentasikan hasil penelitian, sekaligus mempertemukan berbagai perspektif mengenai masa depan keselamatan dan kesehatan kerja melalui pengembangan media edukasi kesehatan masyarakat.

Keikutsertaan Rr. Chiara Fathiyannisa Citra Aisyah, Risky Dwi Prasetya, Adini Rizkia Ramadhani, dan Berliana Ramadhani, didampingi dosen pendamping Kurnia Ardiansyah Akbar, S.KM., M.KKK., Ph.D., dan Dr. Dewi Rokhmah, S.KM., M.Kes. tidak berhenti pada kehadiran sebagai peserta konferensi. Pada 28 Agustus 2026, keempat mahasiswa mengikuti rangkaian Opening Conference sebagai attendee, menyimak pemaparan dan dinamika akademik dalam forum internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang.

Sehari berselang, ruang konferensi menjadi tempat bagi mereka untuk mengambil peran yang berbeda. Pada 29 Agustus 2026, keempat mahasiswa tampil dalam sesi oral presentation pada rangkaian Innovation Performance, membawa hasil penelitian berjudul “Weather Forecast-Integrated PPE Calendar: An Innovative Approach to Strengthening Occupational Safety Among Indonesian Tobacco Farmers”. Penelitian tersebut merupakan karya bersama Rr. Chiara Fathiyannisa Citra Aisyah, Risky Dwi Prasetya, Adini Rizkia Ramadhani, Berliana Ramadhani, dan Kurnia Ardiansyah Akbar, S.KM., M.KKK., Ph.D. dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.

Mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan pekerja sektor pertanian, penelitian ini berangkat dari risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang dihadapi petani tembakau, termasuk paparan nikotin dan risiko Green Tobacco Sickness (GTS) yang berkaitan dengan kondisi lingkungan serta cuaca. Tim kemudian menawarkan Weather Forecast-Integrated PPE Calendar, sebuah inovasi berupa media edukasi kesehatan masyarakat yang mengintegrasikan informasi prakiraan cuaca dengan rekomendasi penggunaan Personal Protective Equipment (PPE) atau Alat Pelindung Diri (APD) sesuai tahapan budidaya tembakau.

Bukan sekadar menawarkan gagasan, inovasi tersebut dibangun melalui proses penelitian yang melibatkan 52 petani tembakau laki-laki dari komunitas Maju Tresno, Jember, menggunakan desain one-group pre-test-post-test. Intervensi dilakukan melalui edukasi menggunakan kalender APD berbasis prakiraan cuaca, kemudian dievaluasi menggunakan paired t-test dengan validasi dari ahli perilaku serta ahli keselamatan dan kesehatan kerja.

Hasilnya menunjukkan perubahan yang terukur. Setelah intervensi, terdapat peningkatan skor sebesar 11,208 poin dengan hasil uji statistik p < 0,001. Temuan tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan keselamatan kerja dan perilaku kepatuhan penggunaan APD setelah penerapan Weather Forecast-Integrated PPE Calendar.

Lebih dari sekadar menyampaikan hasil penelitian, kehadiran tim FKM UNEJ dalam sesi oral presentation menjadi ruang untuk mempertanggungjawabkan sebuah gagasan di hadapan komunitas akademik internasional. Mereka tidak hanya membawa nama institusi, tetapi juga membawa persoalan pekerja sektor informal Indonesia ke dalam percakapan yang lebih luas mengenai bagaimana keselamatan kerja dapat dirancang secara adaptif terhadap perubahan lingkungan.

Keikutsertaan dalam OAIC 2026 menjadi salah satu bentuk pengalaman tersebut bagi mahasiswa FKM UNEJ. Sebuah proses yang mempertemukan riset, inovasi, komunikasi ilmiah, keahlian dalam mengembangkan media promosi dan edukasi kesehatan, serta keberanian untuk mengambil ruang, sekaligus menunjukkan bahwa isu keselamatan dan kesehatan kerja yang lahir dari konteks lokal Indonesia memiliki tempat untuk diperbincangkan di panggung internasional.

Tim Presentasi

  1. Rr. Chiara Fathiyannisa Citra Aisyah – Kesehatan Masyarakat 2023, Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  2. Risky Dwi Prasetya – Kesehatan Masyarakat 2023, Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP)
  3. Adini Rizkia Ramadhani – Kesehatan Masyarakat 2023, Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  4. Berliana Ramadhani – Kesehatan Masyarakat 2023, Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Dosen pendamping/pembimbing:

  1. Kurnia Ardiansyah Akbar, S.KM., M.KKK., Ph.D.
  2. Dr. Dewi Rokhmah, S.KM., M.Kes.