• Publikasi

    Rangkuman Hasil Kegiatan Edukasi dan Diskusi Stakeholder dalam Penanggulangan KLB Hepatitis A di Jember

    Kejadian Hepatitis A di Kabuaten Jember telah berstatus sebagai Kejadian Luar Biasa. Hampir sebanyak 200 pasien hepatitis A yang telah terdaftar hingga akhir tahun 2019 lalu dan diprediksi akan terus meningkat. Sebagian besar dari pasien tersebut diketahui bertatsus sebagai mahasiswa aktif di lingkungan Universitas Jember. Penyebaran penyakit hepatitis A yang dapat terjadi dengan mudah (melalui air minum, makanan, atau sanitasi yang buruk) diduga terjadi pada penjual makanan kaki lima yang berada di sekitar Jalan Jawa, Kalimantan, Sumatra, Karimata, dan Mastrip. Kejadian ini mendorong praktisi di bidang kesehatan untuk segera mengambil langkah-langkah pencegahan. Oleh karenanya, beberapa lembaga organisasi di bidang kesehatan yaitu Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Cabang Jember serta Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) berinisiatif untuk melakukan kegiatan edukasi kepada pada pedagang di sekitar lingkungan Universitas Jember. Hasil kegiatan tersebut selanjutnya didiskusikan bersama dengan berbagai stakeholder dalam acara lanjutan yaitu Hasil Kegiatan Edukasi dan Urun Rembuk Stakeholder dalam Penanggulangan KLB Hepatitis A di Kabupaten Jember. Rangkuman dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: Continue reading

    Published by:
  • Penyuluhan Kesehatan Penanggulangan Hepatitis A di Kampus UNEJ

    Pemerintah Daerah Kabupaten Jember menetapkan status (Kejadian Luar Biasa) KLB pada Hepatitis A yang telah mencapai 217 kasus pada 26 Desember 2019 lalu. Sebagian besar pasien yang terjangkit Hepatitis A merupakan dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Walaupun sebelumnya Dinas Kesehatan telah melakukan upaya-upaya seperti kampanye guna mengurangi meningkatnya pasien namun hal tersebut ternyata masih belum dapat mencegah meningkatnya pasien penderita Hepatitis A. Oleh karena itu pada 28 Desember 2019 lalu, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan beberapa lembaga termasuk Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember untuk keliling mengunjungi pedagang kaki lima di sekitar kampus Universitas Jember. Serangkaian kegiatan yang dilakukan ialah penyuluhan hingga membagikan brosur, sarung tangan, hand sanitizer dan air bersih kepada para pedagang . Pemilihan lokasi penyuluhan di sekitar kampus Universitas Jember disebabkan karena sebagian besar pasien yang terjangkit Hepatitis A berstatus sebagai mahasiswa aktif pada kampus tersebut. Continue reading

    Published by:
  • Upaya Penanggulangan Hepatitis A oleh FKM dan Stakeholder

    Pada hari Rabu, 18 Desember 2019, FKM Unej kedatangan beberapa tamu penting yaitu dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Rumah Sakit Paru-paru, PTKL Surabaya, dan Puskesmas Sumbersari untuk melakukan pertemuan guna membahas mengenai merebaknya Hepatitis A di Kabupaten Jember, dimana jumlah pasien banyak dari kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa Universitas Jember. Dalam pertemuan ini Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan-tindakan seperti penyelidikan epidemiologi hingga promosi kesehatan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) disekitar jalan Jawa dan Kalimantan. Selain tindakan-tidakan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Puskesmas Sumbersari juga telah melakukan kampanye-kampanye kesehatan kepada siswa di sekolah-sekolah dan mahasiswa di beberapa perguruan tinggi yang berada dalam lingkungan Kelurahan Sumbersari. Continue reading

    Published by:
  • Penguatan Isu Penelitian Kesehatan dalam Kongres Nasional Asosiasi Kesehatan Masyarakat XIV

    Kamis, 28 November 2019 Kongres Nasional Asosisasi Kesehatan Masyarakat Indonesia XIV yang dilaksanakan di Hotel Prime Plaza, Sanur, Bali. Tak hanya kongres nasional saja, dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan Simposium Internasional Penelitian Kesehatan IV yang menjadi rangkaian kegiatan dalam kongres. Kegiatan yang mengangkat tema “Scientific Data and Politics in Health Development” ini diikuti berbagai peserta baik dari nasional maupun internasional.

    FKM UNEJ yang memiliki komitmen untuk selalu mengikuti isu-isu kesehatan nasional dan terus berupaya dalam peningkatan kualitas SDM tentunya tidak akan melewatkan kegiatan nasional tersebut. Sebanyak 3 dosen yang memiliki latar belakang keilmuan berbeda-beda diberangkatkan. Continue reading

    Published by: