


Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember. Empat dosen terbaik FKM UNEJ dinyatakan lolos sebagai penerima Hibah Eksternal DPPM Program Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi para dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset dan program pemberdayaan. Pencapaian ini mencakup berbagai skema, mulai dari Penelitian Dosen Pemula (PDP) hingga Program Kemitraan Masyarakat (PKM).+1
Berikut adalah daftar dosen FKM UNEJ yang berhasil meraih hibah tersebut beserta judul program yang akan dilaksanakan:
Daftar Penerima Hibah Penelitian
- Dwi Martiana Wati
- Judul: Model Mediasi Kontaminasi Bakteri MP-ASI dalam Hubungan Sanitasi dan Stunting: Sebuah Studi Pemodelan Persamaan Struktural di Wilayah Pesisir.
- Skema: PDP/Dosen Pemula.
- Holif Fitriyah
- Judul: Model Intervensi Gizi Terintegrasi Frozen Food Ikan dan Edukasi Gizi Digital terhadap Pencegahan Stunting Siswa SD Penerima MBG.
- Skema: PDP/Dosen Pemula.
- Rista Dwi Hermilasari
- Judul: Efek Ekstrak Kedelai terhadap Rasio TG/HDLC-, Ekspresi Gen SDC2 dan TNF-α Ovarium Tikus Wistar Betina Model PCOS.
- Skema: PDP/Dosen Pemula.
Daftar Penerima Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat
- Leersia Yusi Ratnawati
- Judul: Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Model Kemitraan Pengembangan Catering MP-ASI Berbasis Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting Balita di Bondowoso.
- Skema: PKM.
Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi seluruh dosen di lingkungan Universitas Jember, khususnya FKM, untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas penelitian serta pengabdian masyarakat. Fokus riset yang diangkat, mulai dari penanganan stunting hingga kesehatan reproduksi, menunjukkan relevansi kuat antara peran akademisi dengan tantangan kesehatan nasional saat ini.
Selamat kepada para dosen yang terpilih! Semoga pelaksanaan program berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang luas bagi pembangunan kesehatan di Indonesia.
“Inovasi adalah kunci, dan pengabdian adalah bukti nyata dari ilmu yang bermanfaat.”