Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) secara resmi melepas mahasiswa peserta program Magang Mandiri tahun 2026. Acara pelepasan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Selasa, 6 Januari 2026, ini menandai dimulainya praktik lapangan bagi mahasiswa di belasan instansi mitra.

Magang Mandiri merupakan kegiatan pembelajaran di luar kampus yang bersifat sukarela atau non-kurikulum wajib bagi mahasiswa FKM UNEJ. Program ini dirancang khusus untuk memberikan bekal keterampilan kerja tambahan serta mengisi waktu libur semester dengan aktivitas akademik yang bermanfaat.

Dalam acara tersebut, Koordinator Program Studi Kesehatan Masyarakat FKM UNEJ, Dr. Elok Permatasari, S.KM., M.Kes., memaparkan lini masa kegiatan yang akan berlangsung selama 4 hingga 6 minggu ke depan. Mahasiswa dijadwalkan melaksanakan magang terhitung mulai tanggal 5 Januari hingga 12 Februari 2026. Seluruh proses praktik ini akan diakhiri dengan seminar hasil yang dilakukan secara daring pada pertengahan Februari mendatang.

Sebanyak 19 instansi menjadi lokasi penempatan mahasiswa pada periode Januari 2026 ini. Sebaran lokasi magang mencakup berbagai sektor kesehatan dan non-kesehatan, di antaranya:

  • Instansi Pemerintah: Dinas Kesehatan (Kabupaten Jember, Kabupaten Bekasi, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Trenggalek) serta BNN Kabupaten Kediri.
  • Fasilitas Kesehatan: Rumah sakit (RSD dr. Soebandi, RSUD Ibnu Sina Gresik, IHC RS Wonolongan) dan berbagai puskesmas di wilayah Jawa Timur hingga Jawa Barat.
  • Sektor Industri & Jasa: PT PLN (Persero) UP3 Jember, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang, dan PT Intidaya Dinamika Sejati.

Dekan FKM UNEJ, Dr. Farida Wahyu Ningtyias, S.KM., M.Kes., dalam pesannya senantiasa menekankan agar mahasiswa menjaga integritas dan nama baik almamater selama di lokasi magang. Mahasiswa diwajibkan mematuhi tata tertib instansi, mengenakan jas almamater, serta tetap aktif melakukan komunikasi dan bimbingan dengan dosen pembimbing masing-masing secara daring.

Selain mendapatkan pengalaman kerja, mahasiswa juga ditargetkan menghasilkan luaran berupa laporan kegiatan, dokumen kerjasama (Implementation of Arrangement), serta media edukasi kesehatan baik dalam bentuk cetak maupun video yang dapat didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Melalui program Magang Mandiri ini, FKM UNEJ berharap mahasiswa dapat mencapai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), terutama dalam menunjukkan sikap profesionalisme dan kemampuan menelaah ilmu kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan.