Mahasiswa peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) melaksanakan kegiatan praktikum lapang di Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Balai K3) Surabaya pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum untuk menyelaraskan teori yang didapat di bangku kuliah dengan realita penerapan K3 di dunia kerja.
Rombongan mahasiswa didampingi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik FKM UNEJ, Ibu Anita Dewi Prahastuti Sujoso, S.KM., M.Sc. Kehadiran beliau menegaskan komitmen fakultas dalam memastikan kualitas pendidikan berbasis kompetensi bagi para calon ahli K3.



Mengamati Standar Pengujian K3 secara Langsung
Selama di Balai K3 Surabaya, mahasiswa mendapatkan kesempatan langka untuk melihat berbagai prosedur pengujian lingkungan kerja dan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja. Balai K3 Surabaya, sebagai instansi rujukan di bawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan, menjadi lokasi yang ideal bagi mahasiswa untuk mempelajari penggunaan alat-alat ukur canggih, seperti:
- Alat pemantauan kebisingan dan getaran.
- Pengukuran intensitas cahaya dan kualitas udara dalam ruang.
- Prosedur pengujian ergonomi di tempat kerja.
Penekanan pada Profesionalisme dan Integritas
Dalam arahannya, Ibu Anita DPS menekankan bahwa seorang praktisi K3 harus memiliki ketajaman dalam melakukan penilaian risiko (risk assessment). Beliau juga menekankan pentingnya peran akademisi FKM UNEJ dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan sehat di Indonesia.
Sinergi Akademik dan Instansi Pemerintah
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antara FKM UNEJ dengan Balai K3 Surabaya. Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi modal berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia industri setelah lulus nanti. Melalui pengamatan langsung terhadap proses verifikasi dan sertifikasi K3, mahasiswa diharapkan mampu memahami alur birokrasi dan teknis yang berlaku secara nasional.