Pernahkah Anda merasakan cuaca yang panas terik di pagi hari, namun tiba-tiba berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang di sore hari? Fenomena “cuaca bingung” ini dikenal dengan istilah Musim Pancaroba.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan sivitas akademika dan masyarakat, tim Health Promoting University (HPU) FKM Universitas Jember merilis panduan edukatif mengenai dampak pancaroba dan tips menjaga imunitas tubuh agar tetap kuat menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem.
Mengapa Pancaroba Membuat Kita Gampang Sakit?
Musim pancaroba yang biasanya terjadi pada bulan Maret–Mei dan September–November memaksa tubuh untuk terus-menerus beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang tidak menentu. Beberapa faktor penyebab penurunan kesehatan di musim ini antara lain:
Reaksi Saluran Pernapasan: Udara dingin yang masuk ke tubuh dapat memicu peradangan pada saluran napas.
Ketidakstabilan Kimiawi Otak: Paparan panas ekstrem atau dingin yang drastis dapat memicu sakit kepala atau migrain.
Risiko Infeksi (ISPA & Diare): Udara kering dan berdebu meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Selain itu, cuaca panas ekstrem mempercepat pertumbuhan bakteri pada makanan dan air yang tidak higienis, yang berpotensi menyebabkan diare.
Tips Sehat Menghadapi Pancaroba ala HPU FKM UNEJ
Agar tetap produktif dan terhindar dari penyakit, berikut adalah langkah-langkah perlindungan yang disarankan:
1. Penuhi Asupan Nutrisi & Cairan
Makan Bergizi Seimbang: Perbanyak sayur dan buah yang kaya Vitamin C, E, dan antioksidan (seperti jeruk, brokoli, dan wortel).
Hidrasi Maksimal: Minum air putih minimal 8 gelas (2 liter) sehari untuk mencegah dehidrasi.
Asupan Protein: Tambahkan telur, ikan, tahu, atau tempe untuk membangun fondasi imunitas yang kuat.
2. Tingkatkan Imunitas & Kebersihan
Istirahat Cukup: Tidur yang teratur membantu proses regenerasi sel imun.
Olahraga Rutin: Tetap aktif bergerak untuk menjaga kebugaran jantung dan paru.
Pakai Masker: Terutama saat berada di luar ruangan untuk menghindari debu dan paparan virus.
3. Perlindungan Spesifik & Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Hindari Rokok & Alkohol: Keduanya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh secara drastis.
Vaksinasi: Pertimbangkan vaksin influenza sebagai perlindungan tambahan.
Kelola Stres: Lakukan meditasi atau hobi yang menyenangkan karena kesehatan mental sangat berpengaruh pada imunitas fisik.
4. Adaptasi dengan Cuaca
Sediakan payung atau jas hujan di tas Anda.
Gunakan pakaian yang sesuai; pakaian hangat saat dingin, dan pakaian berbahan ringan yang menyerap keringat saat panas.
Jika muncul gejala batuk, pilek, atau demam, segera beristirahat dan konsultasikan ke dokter jika diperlukan.
Pesan dari HPU FKM UNEJ: Perubahan cuaca adalah hal yang tidak bisa kita kendalikan, namun kesehatan tubuh sepenuhnya berada di tangan kita. Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, kita bisa tetap kuat dan tangguh menghadapi musim pancaroba.
Stay healthy and stay strong, ya!
Informasi Edukasi oleh: HPU FKM Universitas Jember









