Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember resmi melaksanakan kegiatan pembukaan dan penyerahan mahasiswa magang tahun 2026 bagi mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat angkatan 2023. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik lapangan yang terintegrasi dengan kompetensi profesional kesehatan masyarakat.
Program magang ini dirancang sebagai implementasi kurikulum berbasis Kurikulum Nasional AIPTKMI 2022 yang menekankan integrasi antara teori di kelas dengan praktik di lapangan. Mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan kemampuan analisis, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kesehatan masyarakat secara langsung di instansi mitra.
Penguatan Kompetensi melalui Magang Lapangan
Dalam pelaksanaannya, mata kuliah magang memiliki bobot 3 SKS dan ditempatkan pada semester VII. Program ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu kesehatan masyarakat secara profesional, etis, dan berbasis evidence dalam konteks masyarakat pertanian dan perkebunan atau agro-community.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi masalah kesehatan, merancang intervensi, serta melaksanakan program promotif dan preventif yang sesuai dengan kondisi lapangan. Selain itu, mahasiswa juga dibekali kemampuan kolaborasi, komunikasi profesional, serta pemecahan masalah kesehatan berbasis data.
Fokus Capaian Pembelajaran
Program magang FKM UNEJ menitikberatkan pada beberapa capaian pembelajaran utama, di antaranya kemampuan menunjukkan sikap profesional dan beretika, analisis data kesehatan, perencanaan program, hingga evaluasi efektivitas intervensi. Selain itu, mahasiswa juga dituntut memahami determinan kesehatan secara multidimensi serta mampu menyusun rekomendasi kebijakan berbasis temuan lapangan.
Capaian tersebut dirancang untuk memastikan lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan dinamika kesehatan masyarakat di lapangan.
Tahapan dan Pelaksanaan Magang
Pelaksanaan magang 2026 dilakukan secara bertahap mulai dari pengenalan instansi, penentuan topik, penyusunan laporan, hingga seminar hasil magang. Dalam periode 5 hingga 6 minggu, mahasiswa menjalani proses pembelajaran langsung di instansi mitra dengan pendampingan dosen dan pembimbing lapangan.
Tahapan ini juga mencakup penyusunan logbook harian, analisis situasi kesehatan, perancangan program intervensi, hingga evaluasi dampak kegiatan yang dilakukan di lokasi magang.
Harapan Fakultas
FKM Universitas Jember menegaskan bahwa program magang ini tidak hanya menjadi bagian dari kurikulum, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter profesional mahasiswa. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi calon tenaga kesehatan masyarakat yang kompeten, responsif, dan berorientasi pada solusi.
Kegiatan pembukaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan instansi mitra dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.





