Mahasiswa Pecinta Alam Kesehatan Masyarakat (MAPAKESMA) Universitas Jember Jajahi Taman Nasional Meru Betiri dan Raih Juara Favorit di ECC 2026

Empat delegasi Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Kesehatan Masyarakat (MAPAKESMA) Universitas Jember berhasil menyelesaikan rangkaian kegiatan eksplorasi dan aksi lingkungan dalam ajang Exploration Camp Competition (ECC) 2026. Kegiatan berskala internasional ini diselenggarakan oleh Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) pada tanggal 1 hingga 5 Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026. Selama lima hari penuh tantangan, tim MAPAKESMA yang beranggotakan M. F. Ardiansyah, M. Fadhil Abdillah, Hilyatun Nufus, dan Naura Shafa Aulia melintasi rute eksplorasi ekstrem. Medan perjalanan membentang mulai dari Sumbergadung, Teluk Meru, Pantai Meru Timur, Teluk Permisan Timur, hingga Dusun Sukamade. Di samping menyusuri kawasan hutan dan pesisir, para peserta juga mempraktikkan navigasi darat, camping di berbagai etape, pengamatan satwa liar, serta pendataan flora dan fauna lokal. Beberapa temuan keanekaragaman hayati yang berhasil didokumentasikan di antaranya tanaman bakung putih (Crinum asiaticum L.), kepik perut merah (Dindymus pulcher), kumbang daun (Chrysocoris stollii), serta penyu hijau (Chelonia mydas).

Tidak sekadar berkompetisi, delegasi FKM UNEJ juga berkontribusi langsung dalam aksi pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi penanaman mangrove di kawasan Pantai Bandealit, aksi pembersihan sampah (scrutenering dan beach clean-up), serta pelepasan 500 ekor tukik penyu hijau ke habitat aslinya di Pantai Sukamade. Atas kegigihan, kerja sama tim, dan keaktifannya sepanjang rangkaian kegiatan, tim MAPAKESMA FKM UNEJ berhasil dianugerahi penghargaan sebagai Juara Favorit pada acara penutupan ECC 2026. Dukungan penuh datang dari pihak Dekanat FKM UNEJ, dengan Pembina UKM MAPAKESMA, Erdi Istiaji, S.Psi., M.Psi., Psikolog, serta Dekan FKM UNEJ, Dr. Farida Wahyu Ningtyias, S.KM., M.Kes. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen mahasiswa kesehatan masyarakat terhadap keterkaitan erat antara kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. “Pengalaman dan pengetahuan lapangan yang diperoleh dari ECC 2026 ini akan ditularkan kepada seluruh anggota MAPAKESMA melalui pelatihan internal dan program edukasi lingkungan secara berkelanjutan,” ujar perwakilan tim.
