Dalam upaya memperluas cakrawala praktis dan memperdalam pemahaman manajemen kebijakan serta inovasi teknologi kesehatan, Program Studi Magister Administrasi Kesehatan (MAK) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) sukses menyelenggarakan kegiatan residensi akademik pada 22–24 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini berfokus pada dua lokus utama: Dinas Kesehatan Provinsi DIY dan Mega Andalan Teknopark (MAT).
Mempelajari Best Practice Tata Kelola di Dinkes Provinsi DIY
Hari pertama residensi diawali dengan kunjungan ke Dinas Kesehatan Provinsi DIY. Rombongan mahasiswa dan dosen pembimbing FKM UNEJ disambut hangat oleh jajaran pimpinan Dinkes DIY.
Dalam sesi diskusi interaktif, mahasiswa disuguhkan paparan mendalam mengenai:
- Sistem Informasi Kesehatan Terintegrasi: Bagaimana DIY mengelola data kesehatan secara digital guna mempercepat pengambilan keputusan.
- Manajemen Krisis & Jaminan Kesehatan: Strategi DIY dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) serta efektivitas program kesehatan preventif daerah.
“Residensi ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan jembatan bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana teori-teori kebijakan makro di kelas diimplementasikan secara nyata di salah satu provinsi dengan tata kelola kesehatan terbaik di Indonesia,” ujar salah satu perwakilan dosen pendamping FKM UNEJ.
Mengintip Masa Depan Alkes Lokal di Mega Andalan Teknopark
Tidak hanya berfokus pada ranah birokrasi dan kebijakan publik, pada hari berikutnya mahasiswa MAK FKM UNEJ bergerak menuju Mega Andalan Teknopark (MAT) di Sleman, Yogyakarta. MAT dikenal sebagai pusat inovasi dan manufaktur alat kesehatan (alkes) terkemuka di Indonesia.
Di sini, para mahasiswa berkesempatan melakukan hospital tour mini dan melihat langsung proses produksi alkes berstandar internasional, mulai dari ranjang rumah sakit pintar (smart hospital bed) hingga peralatan penunjang medis lainnya.
Kunjungan ke MAT ini membuka perspektif baru bagi mahasiswa mengenai:
- Kemandirian Alkes Nasional: Pentingnya menekan ketergantungan impor alkes lewat optimalisasi produk dalam negeri (TKDN).
- Manajemen Logistik & Supply Chain: Bagaimana rumah sakit dan dinas kesehatan mengelola pengadaan barang secara efektif dan efisien.
Sinergi Teori dan Praktik demi Transformasi Kesehatan
Kegiatan residensi yang berakhir pada 24 Juni 2026 ini diharapkan mampu melahirkan lulusan Magister Administrasi Kesehatan yang tidak hanya andal secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap kemajuan teknologi dan dinamika kebijakan di lapangan.
Melalui pengalaman langsung di Dinkes DIY dan Mega Andalan Teknopark, mahasiswa MAK FKM UNEJ kini membawa pulang portofolio wawasan yang kaya untuk siap berkontribusi nyata dalam transformasi sistem kesehatan Indonesia yang lebih baik.






